Kegiatan Berbagi PLN UIP Nusra Di Ramadhan Jadi Peristiwa Sosial Paling Ditunggu Oleh Warga

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:37:03 WIB

JAKARTA - YBM PLN menghadirkan program distribusi paket bingkisan untuk masyarakat sebagai bentuk kepedulian nyata insan PLN di bulan Ramadan 1447 H. Lebih dari 45.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi sasaran program sosial berskala besar ini. Tahap awal distribusi berlangsung pada 25 Februari 2026, dengan lebih dari 23.000 paket yang berhasil dikirimkan serentak ke 13 titik lokasi dalam satu hari.

Insan PLN Bersatu Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program bertema "Cahaya Berkah Ramadan 1447 H" ini lahir dari kesadaran kolektif insan PLN untuk memberikan kontribusi nyata yang langsung dapat dirasakan masyarakat. Ia menyempatkan diri hadir langsung pada kegiatan penyaluran di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta, sebagai tanda keseriusan pimpinan dalam menjalankan program sosial ini. Darmawan berharap setiap paket yang sampai ke tangan penerimanya mampu menghadirkan kebahagiaan dan ketenangan selama bulan puasa.

Sebaran Lokasi Distribusi Sentuh Berbagai Komunitas di Jabodetabek

Di wilayah Jabodetabek, lebih dari 2.500 warga mendapatkan paket bingkisan yang disalurkan serentak ke sembilan titik distribusi yang tersebar di berbagai penjuru kota dan kabupaten. Distribusi di ibu kota mencakup Kampung Deret Petogongan Jakarta Selatan, Masjid Institut PLN Jakarta Barat, dan Masjid Al-Akhbar Jakarta Timur sebagai titik utama. Wilayah Tangerang Selatan, Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor turut masuk dalam jangkauan distribusi untuk memastikan manfaat menyentuh komunitas yang paling membutuhkan.

Zakat Pegawai Dioptimalkan untuk Dampak Sosial Maksimal

Program ini sepenuhnya dibiayai dari zakat yang secara rutin dihimpun dari pegawai muslim PLN dan dikelola dengan standar transparansi tinggi oleh YBM PLN. Dana yang terkumpul tidak hanya diarahkan untuk distribusi bantuan jangka pendek, tetapi juga dioptimalkan untuk menciptakan dampak pemberdayaan yang lebih luas dan berkesinambungan. Pendekatan pengelolaan ini menjadikan zakat sebagai instrumen transformasi sosial yang benar-benar berarti bagi kehidupan penerima manfaat.

Sulistyo Biantoro Tegaskan Program Ini Lebih dari Sekadar Bantuan

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menekankan bahwa program bingkisan Ramadan ini dirancang untuk melampaui fungsi bantuan sosial biasa dengan mendorong kemandirian dan penguatan nilai kepedulian di tengah masyarakat. Menurutnya, Ramadan adalah momentum paling strategis untuk menerjemahkan rasa empati menjadi tindakan nyata yang memberi harapan kepada mereka yang membutuhkan. Ia meyakini bahwa aksi berbagi yang konsisten akan membangun pondasi solidaritas yang kokoh dan bertahan jauh melewati batas bulan suci.

Kampus IT PLN Dilibatkan untuk Perkuat Edukasi Nilai Sosial

Institut Teknologi PLN secara aktif dilibatkan dalam program ini sebagai bagian dari strategi memperluas dampak sosial ke ranah pendidikan tinggi. Kehadiran mahasiswa dan sivitas akademika dalam kegiatan distribusi diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kepedulian dan tanggung jawab sosial sejak usia muda. Integrasi program sosial korporasi ke dalam lingkungan kampus seperti ini dinilai sebagai langkah inovatif yang layak untuk terus dikembangkan dan direplikasi.

Rektor IT PLN: Empati adalah Bekal Terpenting Generasi Muda

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, mengapresiasi sinergi bermakna yang terjalin antara PLN Group melalui YBM PLN dengan kampusnya dalam kegiatan sosial Ramadan ini. Bagi Iwa, program seperti ini jauh lebih berharga dari sekadar seremonial karena secara langsung membentuk karakter mahasiswa yang lebih peduli dan berempati. Ia menegaskan bahwa keberkahan sejati seorang manusia terletak pada seberapa besar manfaat yang mampu ia berikan kepada orang-orang di sekitarnya.

Distribusi Berlanjut Hingga Seluruh Target Penerima Terpenuhi

YBM PLN memastikan bahwa program penyaluran bingkisan Ramadan ini tidak akan berhenti setelah gelombang pertama selesai, melainkan terus bergulir hingga seluruh target lebih dari 45.000 penerima manfaat dapat terlayani sebelum Idulfitri. Jangkauan distribusi yang mencakup berbagai daerah di luar Jawa mempertegas komitmen PLN untuk hadir secara merata di seluruh pelosok Indonesia. Keberlangsungan program ini menjadi refleksi nyata bahwa PLN bukan hanya menyediakan energi untuk kehidupan, tetapi juga energi kepedulian bagi masyarakat luas.

Terkini